THE BEST SIDE OF SISTEM CORETAX

The best Side of sistem coretax

The best Side of sistem coretax

Blog Article

Setiap menu pada aplikasi coretax dirancang secara spesifik untuk memenuhi kebutuhan administrasi pajak, mulai dari pelaporan SPT, pengelolaan faktur, pembuatan bukti potong, hingga akses layanan edukasi dan bantuan.

Coretax juga akan memuat lender details atau informasi lengkap tentang rekening lender milik Wajib Pajak.

Dengan adanya pembaruan digitalisasi perpajakan ini, DJP berupaya untuk memberikan transformasi administrasi perpajakan Indonesia, meliputi:

Konsep yang digunakan adalah satu NPWP untuk satu entitas yaitu untuk pusat dan cabang. Dengan demikian, ke depan tidak lagi dikenal adanya NPWP Cabang, namun sebagai identitas untuk mengidentifikasi device dan alamat yang berbeda dengan NPWP Pusat diberikan NITKU.

Teknologi yang digunakan sudah usang, sehingga sulit untuk diperbarui dan dipelihara. Jika terus digunakan, teknologi ini akan menimbulkan masalah dan tidak mampu mengikuti perkembangan System modern-day.

Sebagai System berbasis World-wide-web yang menggantikan layanan sebelumnya seperti DJP Online, aplikasi ini menghadirkan berbagai fitur unggulan yang terorganisasi dalam sembilan menu utama. 

Beberapa perubahan dapat langsung diproses oleh sistem dan beberapa lainnya masih membutuhkan read more penelitian.

juga mengubah beberapa proses, termasuk registrasi NPWP yang kini berformat 16 digit, serta akses electronic dan pembaruan details wajib pajak.

kendala registrasi sistem coretax yang terdiri dari gagal login, gagal mengatur ulang kata sandi, pendaftaran NPWP dan NPWP WNA.

membuat sistem perpajakan menjadi lebih adil, karena information bagus, sistem bagus, treatment kepada Wajib Pajak bisa jauh lebih fair

Implementasi Coretax menjadi bagian dari transformasi electronic yang dilakukan oleh DJP untuk mendukung tata kelola perpajakan yang lebih transparan, akurat, dan cepat.

"Layanan menjadi lebih cepat, akurat, realtime dan untuk pengawasan penegasan penegakkan hukumnya lebih akurat dan adil. Dalam hal ini, DJP juga akan memiliki details yang lebih kredibel, jaringannya terintegrasi dan bisa melakukan keputusan berdasarkan understanding dan knowledge.

Menurut Sri Mulyani, DJP sudah melakukan berbagai uji coba dengan 21 proses bisnis yang berubah dengan scope cluster meliputi layanan dan pengumpulan knowledge, info analitik, pengawasan dan penegakan hukum, serta sistem pendukungnya.

Take a look at numerous COREtec collections and learn more about how these models are expertly intended to meet up with your precise requirements.

Report this page